Ijin Penyelenggaraan dan Status Akreditasi Program Studi

Penyelenggaraan Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama diselenggarakan berdasarkan pada  Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 236/E/O/2011 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Kenotariatan. Kuliah perdana Prodi Magister Kenotariatan dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2011. 

Program Studi Magister Kenotariatan telah terakreditasi B berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Nomor 238/SK/BAN-PT/Ak-XI/M/XI/2013 tanggal 22 November 2013. Selain itu, Universitas Narotama juga telah terakreditasi institusi B dari BAN-PT berdasarkan SK BAN-PT Nomor: 037/SK/BAN-PT/AkreoVPT/I/2014 tanggal 16 Januari 2014.

Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama merupakan program studi Kenotariatan ke-4 yang ada di Jawa Timur dan Universitas Narotama merupakan PTS ke-2 dari ratusan PTS yang ada di Kopertis Wilayah VII Jawa Timur, yang dizinkan menyelenggarakan Program Studi Magister Kenotariatan di Jawa Timur oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Visi Program Studi Magister Kenotariatan:
“Terwujudnya Program Studi yang memiliki daya saing dan mampu mengembangkan ilmu hukum dan praktisi hukum kenotariatan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada tahun 2025″

Misi Program Studi:

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Ilmu Hukum Kenotariatan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan ilmu hukum sebagai praktisi hukum kenotariatan yang bermutu dan berdaya saing serta mempunyai jiwa, nasionalisme dan berakhlak mulia dengan tenaga pengajar yang kompeten serta dengan menerapkan proses pembelajaran edutainment berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.
  2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian Hukum Kenotariatan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat dan dunia hukum kenotariatan serta mengembangkan kerja sama dengan institusi lain secara berkelanjutan baik lokal, nasional maupun Internasional dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
  3. Menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat secara efektif dan berkelanjutan melalui kerjasama yang bermanfaat serta saling menguntungkan  dengan  lembaga lain.

Tenaga Pengajar:

  • Sebagian besar tenaga pengajar pada Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama berasal dari lingkungan Fakultas Hukum Universitas Narotama.
  • Tenaga pengajar pada Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama berjumlah 7 orang dosen tetap yang bergelar Doktor . Selain itu, terdapat dosen luar biasa yang berasal dari PT lain dan asoasiasi notaris dan PPAT Jawa Timur.
  • Untuk menyiapkan mahasiswa sebagai calon Notaris/PPAT, maka Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama telah mengadakan kerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah Jawa Timur guna mendukung kegiatan pembelajaran di Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Narotama yang salah satunya ialah mengadakan pelatihan terhadap mahasiswa Program Studi Magister Kenotariatan.

No. Nama Dosen Tetap NIDN** Jabatan Akademik Gelar Akademik
1 Afdol 30124402 Guru Besar S.H., M.S., Dr.
2 Gazalba Shaleh Lektor Kepala S.H., M.H., Dr.
3 Habib Adjie *** 420056101 Lektor S.H., Sp.N., M.Hum., Dr.
4 Henny Tanuwidjaja 720055401 Lektor S.H., Sp.N., Dr
5 J. Andy Hartanto 705105201 Lektor S.H., M.H. Ir., M.MT., Dr.
6 Woro Winandi *** 704056902 Asisten Ahli S.H., M.Hum., Dr.
7 Rusdianto S. 711108701 Asisten Ahli S.H., M.H., Dr.


Mahasiswa dan Lulusan

Hingga pertengahan tahun 2014, tercatat 350 mahasiswa sedang menempuh studi di Program Studi Magister Kenotariatan. Sedangkan lulusan Prodi Magister Kenotariatan sebanyak 100 orang lulusan atau alumni.

Kegiatan Perkuliahan dan Masa Studi:

  • Program Studi Magister Kenotariatan dirancang dengan Beban Studi sebanyak 42 SKS yang dapat ditempuh dalam waktu 3 semester (14-18 bulan).
  • Kegiatan perkuliahan dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis pada pukul 18.00 s.d. 21.30 WIB.
  • Untuk menjaga kualitas lulusan, maka mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan paling sedikit 75 % dari total 14 kali kegiatan perkuliahan di kelas.
  • Selain kegiatan perkuliahan diatas, juga diadakan kegiatan perkuliahan dosen tamu paling sedikit 2 kali setahun.